Sosialisasi dan Latihan Pemadam Kebakaran di Lingkungan Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Surabaya

Sosialisasi dan Latihan Pemadam Kebakaran di Lingkungan Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Surabaya

Pada hari selasa tanggal 23 Agustus 2016, bertempat di Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah (FK-UHT) telah diadakan kegiatan simulasi dan pelatihan pemadaman kebakaran. Yang di ikuti oleh seluruh pegawai dan karyawan FK-UHT.
Kegiatan ini dimulai dengan materi kelas yang disampaikan oleh Bapak Susilo Sersan Mayor Mes, dari satuan SATMIN PERS DENMA KOARMATIM / SATGAS YASNAL. Dalam materi kelas ini para pegawai dan karyawan diberikan pemahaman mengenai beberapa hal penting yang berkaitan dengan peristiwa kebakaran, diantaranya adalah proses terjadinya api (segitiga api), pemadaman api, dan beberapa materi lainnya. Beliau juga mengingatkan kembali lokasi titik kumpul dan jalur evakuasi yang sudah di tentukan oleh FK-UHT sebelumnya.

Setelah materi ruangan selesai, rangkaian kegiatan selanjutnya adalah praktek simulasi pemadaman kebakaran. Materi ini terbagi menjadi dua bagian utama yaitu simulasi pemadaman menggunakan menggunakan APAR (alat pemadam api ringan) dan pemadaman menggunakan hidran.
Simulasi yang dilakukan pertama kali APAR. Pemadam menyemprotkan APAR ke material yang terbakar dari jarak 3-5 meter. Unsur kimia dari APAR akan menghentikan reaksi pembakaran yang sedang berlangsung pada material tersebut. Pada simulasi ini, hanya sebagian peserta yang mendapat kesempatan untuk mencoba, karena APAR yang disediakan terbatas.
Simulasi yang kedua dan terakhir adalah pemadaman menggunakan hidran. Penggunaan hidran untuk memadamkan kebakaran membutuhkan keahlian khusus dari petugasnya. Peralatan yang digunakan pun lebih beragam dibandingkan dua metode sebelumnya. Secara garis besar, metode ini memanfaatkan tenaga air untuk memadamkan api yang menyala.

Kegiatan simulasi dan pelatihan pemadaman kebakaran ini berakhir pada pukul 14.00 WIB. Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kesiapsiagaan para pegawai dan karyawan bilamana mengalami peristiwa kebakaran, sehingga dapat mencegah kemungkinan kerugian yang lebih besar.